Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2025

ilmu bismillah

  KISAH MURID YANG MENGAMALKAN ILMU BISMILLAH Pada zaman dahulu, hiduplah seorang guru yang terkenal mengajarkan ilmu Bismillah . Ilmu ini sederhana di ucapan, tetapi berat dalam pengamalan. Kata sang guru, “Kalau seseorang hatinya mantap, ikhlas, dan yakin, maka ilmu itu akan masuk dan berbuah.” Setiap ia mengajar, murid-muridnya duduk di hadapannya. Mereka mendengarkan, tetapi—jujur saja—hampir tak ada yang benar-benar mengamalkan dengan sungguh-sungguh. Namun, ada seorang murid misterius . Ia tidak pernah ikut duduk di majelis . Ia hanya mengintip dari luar , dari balik pintu atau celah dinding. Entah karena malu, atau mungkin dulu belajar di majelis itu harus bayar dan ia tak punya uang—tak ada yang tahu pasti. Yang jelas, ia hanya mengintip… tetapi setiap kalimat guru ia simpan dalam-dalam . Suatu hari, sang guru menjelaskan: “Barang siapa ingin diberi kemudahan, ingin kuat hatinya, ingin ditolong Allah… amalkan Bismillahirrahmanirrahim setiap hari. Puasakan lidahmu dengan Bi...

Shalawat al-Fātih

  اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الفَاتِحِ لِمَا أُغْلِقَ وَالخَاتِمِ لِمَا سَبَقَ وَالنَّاصِرِ الحَقَّ بِالحَقِّ وَالهَادِي إِلَى صِرَاطٍ مُسْتَقِيْمٍ. صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ حَقَّ قَدْرِهِ وَمِقْدَارِهِ العَظِيْمِ “Ya Allah, limpahkanlah rahmat, keselamatan, dan keberkahan kepada junjungan kami Nabi Muhammad, sang pembuka segala yang tertutup, sang penutup segala yang telah terdahulu, penolong kebenaran dengan kebenaran, serta pemberi petunjuk ke jalan yang lurus. Semoga Allah melimpahkan shalawat kepada beliau, juga kepada keluarga dan para sahabatnya, sesuai dengan kadar dan kemuliaan agung beliau.” Makna setiap sifat Nabi ﷺ dalam Shalawat al-Fātih   1. الفَاتِحُ لِمَا أُغْلِقَ Sang pembuka segala yang tertutup Maksudnya, Nabi Muhammad ﷺ adalah pembuka pintu-pintu rahmat, hidayah, dan ilmu yang sebelumnya tertutup bagi umat manusia. Sebelum beliau, banyak bangsa berada dalam kegelapan (Jahiliyyah), tidak mengenal ...

DAWUH GUS ARIF

   ·       “Hendaknya engkau bersama Allah, jika belum bisa maka bersamalah dengan orang yang telah bisa bersama Allah. Karena hal ini dapat menyampaikanmu pada Allah jika engkau benar-benar mau bersamanya” ( كُنْ مَعَ اللهِ وَاِنْ لَمْ تَكُنْ فَكُنْ مَعَ مَنْ كَانَ مَعَ اللهِ فَاِنَّهُ يُوْصِلُكَ اِلَى اللهِ اِنْ كُنْتَ مَعَهُ ·       Pastikan kita selalu dalam posisi husnudzon  (berbaik sangka) kepada Allah Swt. Karena Allah itu tergantung persangkaan hambanya, ( أنا عند ظن عبد بي ) Jika persangkaannya baik maka kebaikan yang ia akan dapatkan dan sebaliknya.  ·       Sebenarnya Allah itu menginginkan kemudahan-kemudahan bagi hamba-Nya,  ( يريد الله بكم اليسرى ) ·       Allah itu tidak ingin hamba-Nya dalam keadaan susah. Maka seyogyanya hati orang yang beriman itu harus selalu dalam keadaan tenang dan senang . ( وانزل السكينة في قلوب المؤمنين ) dengan selalu ber...