Postingan

Pangeran Panjenengan Dandosi Kulo Niki, Lahir Batin Sarano Manah Sae Kang Suci.

  Pangeran Panjenengan Dandosi Kulo Niki, Lahir Batin Sarano Manah Sae Kang Suci. بِسْمِ الله الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ الحمدُ للهِ الذي أنارَ القلوبَ بنورِ معرفتِهِ، وطهَّرَ الأرواحَ بماءِ رحمتِهِ، والصلاةُ والسلامُ على سيدِنا محمدٍ وعلى آله وصحبِه، أَمَّا بَعْدُ :  اللَّهُمَّ اجْعَلْنِي مِنَ الَّذِينَ يَقُولُونَ يَفْعَلُونَ، وَمِنَ الَّذِينَ يَفْعَلُونَ يُخْلِصُونَ، وَمِنَ الَّذِينَ يُخْلِصُونَ يُقْبَلُونَ. Yang kami hormati, guru tercinta, murabbī rūḥinā , Ayahanda KH. Syamsul Ma’arif Hamzah. Semoga Allah panjangkan umur beliau dalam sehat wal afiat. Dan kita semua yang hadir di majelis yang mulia ini, semoga senantiasa mendapatkan limpahan ilmu, akhlak serta keberkahan dari guru kita yang mulia. Āmīn yā Rabbal ‘Ālamīn. Yang kami cintai: Gus Lubbi, Gus Tomy, Gus Ryan, Gus Najib, Gus Ade, serta seluruh jamaah yang dirahmati Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā. Berikut ini lanjutan doa Sulṭānul Awliyā’ fi Indonesia, KH. Hamim Jazuli ( Gus Miek) :  Pangeran Panjenengan Dandosi Kulo N...

ilmu bismillah

  KISAH MURID YANG MENGAMALKAN ILMU BISMILLAH Pada zaman dahulu, hiduplah seorang guru yang terkenal mengajarkan ilmu Bismillah . Ilmu ini sederhana di ucapan, tetapi berat dalam pengamalan. Kata sang guru, “Kalau seseorang hatinya mantap, ikhlas, dan yakin, maka ilmu itu akan masuk dan berbuah.” Setiap ia mengajar, murid-muridnya duduk di hadapannya. Mereka mendengarkan, tetapi—jujur saja—hampir tak ada yang benar-benar mengamalkan dengan sungguh-sungguh. Namun, ada seorang murid misterius . Ia tidak pernah ikut duduk di majelis . Ia hanya mengintip dari luar , dari balik pintu atau celah dinding. Entah karena malu, atau mungkin dulu belajar di majelis itu harus bayar dan ia tak punya uang—tak ada yang tahu pasti. Yang jelas, ia hanya mengintip… tetapi setiap kalimat guru ia simpan dalam-dalam . Suatu hari, sang guru menjelaskan: “Barang siapa ingin diberi kemudahan, ingin kuat hatinya, ingin ditolong Allah… amalkan Bismillahirrahmanirrahim setiap hari. Puasakan lidahmu dengan Bi...

Shalawat al-Fātih

  اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الفَاتِحِ لِمَا أُغْلِقَ وَالخَاتِمِ لِمَا سَبَقَ وَالنَّاصِرِ الحَقَّ بِالحَقِّ وَالهَادِي إِلَى صِرَاطٍ مُسْتَقِيْمٍ. صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ حَقَّ قَدْرِهِ وَمِقْدَارِهِ العَظِيْمِ “Ya Allah, limpahkanlah rahmat, keselamatan, dan keberkahan kepada junjungan kami Nabi Muhammad, sang pembuka segala yang tertutup, sang penutup segala yang telah terdahulu, penolong kebenaran dengan kebenaran, serta pemberi petunjuk ke jalan yang lurus. Semoga Allah melimpahkan shalawat kepada beliau, juga kepada keluarga dan para sahabatnya, sesuai dengan kadar dan kemuliaan agung beliau.” Makna setiap sifat Nabi ﷺ dalam Shalawat al-Fātih   1. الفَاتِحُ لِمَا أُغْلِقَ Sang pembuka segala yang tertutup Maksudnya, Nabi Muhammad ﷺ adalah pembuka pintu-pintu rahmat, hidayah, dan ilmu yang sebelumnya tertutup bagi umat manusia. Sebelum beliau, banyak bangsa berada dalam kegelapan (Jahiliyyah), tidak mengenal ...